

Dalam sambutannya, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan akan menggratiskan rapid test antigen bagi penumpang kapal laut yang belum sempat melakukan tes, serta menyediakan vaksin bagi penumpang yang belum divaksin 2 kali.
“Kami akan mengawal dari pelabuhan keberangkatan melakukan suatu checking terhadap Pedulilindungi, apakah yang bersangkutan sudah melaksanakan vaksin 2 kali, apakah yang akan berangkat sudah menjalani tes antigen. Kalau tidak, Saya minta kepada Pelindo, Pelni dan insan perhubungan juga TNI POLRI menyediakan vaksin dan antigen secara gratis,” kata Menhub Budi.
Penyediaan dan pemberian vaksin dan tes antigen secara gratis supaya petugas di lapangan mampu memantau pergerakan penumpang kapal laut dengan baik.Selain itu, Menhub juga menghimbau kepada jajarannya dan stakeholder supaya melakukan pengamatan. Lantaran perjalanan melalui laut biasanya berlangsung beberapa hari. Jika ditemukan penumpang yang mengalami suatu gejala maka dapat dilakukan tindakan yang cepat.
Lebih lanjut, Menhub menyebut jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut terbilang kecil yakni 1,2 persen dibanding moda angkutan lain.
“Memang jumlah yang kalau dari persentasi sedikit tapi kalau dari jumlah orang yang bergerak itu cukup banyak mencapai hampir 2 juta orang, dan oleh karenanya Saya minta kepada semua pihak terutama rekan-rekan dari TNI Polri yang bertugas di lapangan mensupport kegiatan ini,” tegasnya.
Menhub juga meminta agar petugas di lapangan lebih memperhatikan daerah seperti Medan, Batam, NTT, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, karena banyak terjadi pergerakan yang lebih dari biasanya.
“Oleh karenanya, Saya meminta agar melakukan replanning tentang kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang di tempat-tempat tersebut,” pungkasnya.(@ndi/hg)